9 Gejala Candida & 3 Cara Sembuhkan Candida

Apakah Anda pernah mengalami salah satu masalah kesehatan ini?

  • Kelelahan
  • Mengidam makanan yang manis
  • Bau mulut
  • Lapisan putih di lidah
  • Kebingungan
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Nyeri sendi
  • Hilangnya dorongan seksual
  • Sinus kronis dan masalah alergi
  • Masalah pencernaan (gas dan kembung)
  • Sistem kekebalan tubuh lemah

Jika demikian, ini hanya beberapa tanda bahwa Anda mungkin memiliki infeksi jamur yang dikenal sebagai candida.

Dalam artikel ini Anda akan mempelajari gejala candida lainnya bersama dengan apa yang menyebabkan candida tersebut dan diet untuk mengobati candida secara alami.

Apa itu Candida?

Candida bisa menjadi masalah yang sangat serius. Baru-baru ini, spesies candida “superbug” yang dikenal sebagai Candida auris telah muncul, dan merupakan ancaman kesehatan yang berbahaya.

Candida albicans adalah jenis infeksi ragi yang paling umum ditemukan di mulut, saluran usus dan vagina, dan dapat mempengaruhi kulit dan selaput lendir lainnya.

Jika sistem kekebalan berfungsi optimal, jenis infeksi ragi ini jarang menjadi masalah serius. Namun, jika sistem kekebalan tidak berfungsi dengan baik, infeksi candida dapat bermigrasi ke area lain di tubuh, termasuk darah dan selaput di sekitar jantung atau otak, menyebabkan gejala candida yang serius. (1)

Candida adalah jamur yang membantu penyerapan nutrisi dan pencernaan ketika berada di lokasi dan tingkat yang tepat di tubuh.

Ketika bereproduksi secara berlebihan, gejala candida yang khas dapat muncul. Candida berlebihan di saluran pencernaan, jika dibiarkan, akan menghancurkan dinding dinding usus dan menembus ke dalam aliran darah.

Candida ini akan melepaskan racun ke dalam sistem di tubuh Anda, menyebabkan sindrom usus bocor.

Ketika keseimbangan pH alami tubuh Anda terganggu, ragi candida dapat tumbuh di luar kendali, menciptakan masalah sistemik dan gejala candida yang tidak menyenangkan.

Bakteri sehat yang baik dan sistem kekebalan yang berfungsi dengan baik sangat penting ketika melawan infeksi candida ini.

Candida overgrowth syndrome, atau COS, adalah istilah yang digunakan ketika candida telah tumbuh di luar kendali dalam tubuh Anda.

Jangan anggap enteng : Ini adalah kondisi kesehatan yang kronis. Selain gejala candida, orang yang tidak pernah mengalami infeksi candida secara serius dapat merasakan gejala baru dalam tubuh mereka seperti : sensitive terhadap sesuatu hal, alergi atau intoleransi terhadap berbagai makanan.

Makanan ini termasuk susu, telur, jagung, dan gluten.

Apa Penyebab Infeksi Candida?

Ada banyak kemungkinan penyebab candida, termasuk diet tinggi gula, karbohidrat olahan dan alkohol yang membantu memberi makan candida.

Sebagai tambahan, saya akan menguraikan enam penyebab potensial lainnya di bawah ini.

  1. Antibiotik Spektrum Luas

Kadang-kadang, antibiotik diperlukan untuk melawan infeksi yang membandel untuk membunuh bakteri yang mengganggu dalam system di tubuh Anda.

Antibiotik menjadi masalah ketika digunakan secara berlebihan (sering menciptakan resistensi antibiotik), antibiotic tidak hanya membunuh bakteri jahat; tapi membunuh bakteri yang baik juga.

Bakteri baik dalam sistem pencernaan Anda bertanggung jawab untuk menjaga pencernaan dan pertumbuhan candida tetap terkendali.

Setelah penggunaan antibiotic jangka panjang (atau beberapa program kesehatan yang menggunakan antibiotic dalam waktu singkat), antibiotik dapat membuat tubuh Anda menjadi tempat berkembang biak yang baik bagi candida.

  1. Pil KB

Tidak seperti antibiotik, pil KB tidak secara langsung menyebabkan infeksi ragi atau candida overgrowth syndrome.

Namun, ketika seorang wanita mengkonsumsi makanan tinggi karboihidrat (gula) dan mengkonsumsi antibiotic, penggunaan pil KB akan menambah dampak buruk pada tubuhnya, yang mengarah ke infeksi candida.

Beberapa wanita menemukan bahwa pil KB tampaknya memicu infeksi ragi – dan bahkan lama setelah infeksi awal hilang, begitu mereka mulai menggunakan pil KB lagi, candida kembali kambuh.

  1. Kortikosteroid Oral

Orang yang mengobati asma mereka dengan inhalansia kortikosteroid berada pada peningkatan risiko menderita candida di mulut, yang menyebabkan pertumbuhan candida berlebih sistemik.

Sangat penting bahwa orang yang menggunakan inhaler kortikosteroid untuk asma mengikuti petunjuk untuk melakukan desahan keluar mulut setelah setiap penggunaan.

Jika candidiasis oral terdeteksi, dapat diobati dengan berkumur minyak kelapa dan 1 atau 2 tetes minyak cengkeh esensial.

  1. Perawatan Kanker

Menurut Departemen Penelitian Klinis di Merck Research Laboratories, candidiasis dapat menjadi invasif pada pasien kanker dan menimbulkan komplikasi serius. (3)

Dalam penelitian ini, 1/3 pasien yang dirawat karena kanker mengalami candidiasis “invasif”. Kemoterapi dan radiasi dapat bekerja untuk membunuh sel-sel kanker dan tumor; Namun, mereka juga membunuh bakteri sehat yang secara alami melawan candida.

  1. Diabetes

Pada diabetes Tipe 1 atau Tipe 2, kadar gula lebih tinggi di dalam mulut dan selaput lendir lainnya dibanding orang tanpa diabetes.

Karena candida adalah jenis ragi yang makan gula, dapat dimengerti mengapa penderita diabetes memiliki risiko lebih besar menderita candida overgrowth syndrome.

  1. Sistem Kekebalan yang Melemah

Setiap individu dengan sistem kekebalan yang lemah lebih mungkin menderita candida. Populasi ini termasuk bayi, anak kecil, orang tua, dan mereka yang didiagnosis dengan HIV / AIDS (4), dan kondisi inflamasi dan autoimun lainnya.

9 Gejala Candida

Pertumbuhan jamur Candida berlebihan bisa sangat sulit untuk didiagnosis seorang dokter. Jenis infeksi ragi sistemik ini bisa muncul dengan cara yang berbeda pada orang yang berbeda.

Di bawah ini adalah 9 gejala candida yang harus diperhatikan jika Anda curiga mengalami candida, atau sindrom candidiasis.

  1. Kelelahan Kronis

Jika Anda memiliki keluhan kelelahan atau kelelahan yang tidak dapat dijelaskan, bahkan setelah berapa jam Anda tidur, Anda mungkin mengalami sindrom kelelahan kronis.

Penyakit ini ditandai oleh kelelahan yang berlangsung minimal 6 bulan dan sering disertai dengan gejala candida, termasuk sakit kepala, nyeri sendi, kesulitan mengingat dan ganguan konsentrasi, serta sakit tenggorokan.

Seringkali salah satu gejala candida adalah kelelahan kronis. Meskipun infeksi candida bukan satu-satunya penyebab sindrom kelelahan kronis, banyak dokter percaya bahwa infeksi candida adalah salah satu penyebab meningkatkan risiko sindrom kelelahan kronis.

  1. Gangguan Suasana Hati

Salah satu alasan sulit untuk mendiagnosis candida adalah bahwa begitu banyak gejala candida yang umum terjadi pada kondisi lain, termasuk gangguan suasana hati.

Orang yang menderita pertumbuhan candida berlebih biasanya mengalami perubahan suasana hati yang dramatis, kecemasan, lekas marah, depresi dan bahkan serangan panik.

  1. Infeksi Saluran Vagina dan Saluran Kemih yang Berulang

Ketika seorang mengalami infeksi berulang di saluran kemih atau vagina, candida mungkin menjadi akar masalah.

Penting untuk disadari bahwa candida dapat ditularkan secara seksual, dan pasangan dapat menyebarkannya bolak-balik.

Untuk wanita, kurangi risiko dengan menghindari pakaian ketat atau pantyhose dan hindari mandi air panas selama infeksi aktif.

  1. Sariawan Mulut

Sariawan di mulut sebenarnya adalah infeksi ragi yang disebabkan oleh strain candida yang sama yang mempengaruhi selaput lendir lainnya, termasuk vagina.

Ini paling sering disebabkan oleh penggunaan prednison atau kortikosteroid oral lainnya seperti yang disebutkan di atas.

Jika tidak ditangani, dapat menyebar ke seluruh tubuh, termasuk saluran pencernaan, paru-paru, hati dan katup jantung.

Candida oral dapat menular. Bayi baru lahir bisa mendapatkan sariawan selama kelahiran; anak-anak bisa mendapatkannya dari berbagi mainan dengan anak-anak lain; dan orang dewasa dapat menularkannya bolak-balik melalui air liur.

  1. Infeksi Sinus

Seperti banyak gejala candida lainnya, infeksi sinus sudah umum terjadi pada masa ini, dan bisa sangat sulit untuk menentukan akar penyebabnya.

Candida mempengaruhi sinus dan dapat menyebabkan batuk terus-menerus, tetesan pasca-nasal, peningkatan kongesti, alergi musiman, dan gejala umum seperti flu.

Jika Anda mengalami masalah yang konsisten dengan sinus Anda, inilah saatnya untuk memeriksa infeksi candida!

  1. Distress usus

Distress usus yang sedang berlangsung adalah salah satu gejala candida yang lebih tidak nyaman. Perut kembung, bersendawa, kembung, sembelit atau diare, dan kram perut mungkin disebabkan oleh kurangnya bakteri sehat di saluran pencernaan Anda.

Ketika ragi mengambil alih usus, bakteri yang sehat tidak cukup untuk dapat melawan infeksi sendirian.

Ketika bakteri di usus Anda tidak seimbang, itu dikenal sebagai dysbiosis. Banyak orang  merasakan perbaikan gangguan usus setelah mengobati infeksi candida secara efektif.

  1. Brain Fog (Kebingungan)

Seiring dengan perubahan suasana hati dan kelelahan kronis, kebingungan sering diabaikan sebagai salah satu gejala candida.

Namun, pertumbuhan berlebih candida dapat menyebabkan kurangnya fokus, koordinasi fisik yang buruk, kesulitan berkonsentrasi pada tugas dan memori yang buruk.

  1. Infeksi Jamur Kulit dan Kuku

Fungus adalah infeksi ragi yang umum terjadi pada kaki, yang berasal dari strain candida yang sama. Infeksi lanjutan mungkin merupakan tanda bahwa Anda memiliki infeksi kandida sistemik.

  1. Ketidakseimbangan hormonal

Ketidakseimbangan hormon adalah salah satu gejala candida yang muncul di banyak kondisi kesehatan lainnya.

Namun, penting untuk mengenali bagaimana infeksi dapat menyebabkan menopause dini, PMS, dorongan seksual rendah, migrain, endometriosis, retensi air, perubahan suasana hati dan ketidakmampuan untuk menurunkan berat badan berlebih.

Akibat pertumbuhan candida berlebih, tubuh Anda menjadi meradang, menyebabkan ragi tumbuh dan menyebar di luar saluran pencernaan. Salah satu produk sampingan dari candida adalah dapat meniru hormone estrogen (hormone wanita), yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang serius.

Perawatan #1: Pembersihan Candidase

Pembersihan candida membantu membersihkan tubuh dari kelebihan candida melalui pembilasan saluran pencernaan, pembersihan candida dapat dilakukan dengan konsumsi sayuran yang difermentasi dan kefir.

Anda memiliki 2 pilihan untuk melakukan pembersihkan: pembersihan menggunakan cairan atau menggunakan makanan yang lembut. Lakukan langkah pertama pembersihan kemudian lanjut dengan langkah kedua.

Seluruh proses pembersihan ini bisa dilanjut dengan diet candida !

Pilihan #1 : Pembersihan Candida Dengan Cairan (Durasi 1–2 Hari)

Mulailah dengan membuat kaldu sayuran dari bawang organik, bawang putih, seledri, kale, garam laut, dan air murni. Biarkan mendidih dan saring. Buang sayuran dan dinginkan kaldu.

Sepanjang hari, minum kaldu hangat; Anda harus minum banyak air untuk membantu tubuh mengusir semua racun di sistem pencernaan.

Meskipun ini bukan pembersihan jangka panjang, teknik ini dapat diulang sesuai kebutuhan setiap beberapa minggu.

Cara ini juga dapat digunakan sebagai lompatan awal untuk lanjut ke pilihan kedua, membersihkan candida lewat makanan.

Pilihan #2 : Sayuran Kukus (Durasi 3–5 Hari)

Hilangkan biji-bijian, gula, buah-buahan, pati, dan alkohol dari makanan Anda selama tiga hingga lima hari, Anda akan membuat kemajuan besar dalam perjuangan melawan pertumbuhan candida berlebih.

Usahakan menggunakan sayuran organik segar yang telah dikukus. Untuk tahap pembersihan ini, hindari sayuran bertepung seperti wortel, lobak, bit, ubi jalar dan kentang putih, yang mengandung gula dan memberi makan candida.

Terus minum banyak air murni, minimal 72 ons per hari, untuk membantu menyiram candida dan produk sampingannya dari sistem pencernaan Anda.

Selama melakukan proses ini – tidak lebih dari sekali sehari – Anda bisa makan salad yang terbuat dari sayuran hijau (seperti romaine) atau sayuran hijau pahit (seperti lobak) dan bagian atasnya disiram dengan sedikit minyak kelapa dan sari apel (atau jus lemon).

Perawatan #2: Diet Candida

Diet ini tidak hanya mencegah candida; namun membantu Anda menyingkirkan candida! Ciet ini juga akan sangat bagus jika Anda sudah memulai pembersihan tahap1 &2.

1.Langkah pertama dari diet adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda melalui menghilangkan gula, alkohol, dan karbohidrat olahan. Item-item ini berkontribusi pada pertumbuhan candida berlebih di tubuh Anda.

2. Langkah kedua adalah ganti makanan tersebut dengan sayuran organik, termasuk wortel, ubi jalar, bayam, kale dan asparagus.

Meskipun saya tidak merekomendasikan sayuran ini selama pembersihan tahap 1&2, diet candida reguler biasanya mengkonsumsi sayuran ini yang memberi nutrisi limpa, seperti ubi jalar, kacang polong, kacang hijau, kacang, kacang merah, kacang adzuki, wortel, bit, jagung, zucchini, dan labu.

Ini harus menjadi sumber utama karbohidrat yang memuaskan keinginan Anda untuk makanan yang manis.

Bagaimana dengan biji-bijian? Beberapa biji-bijian seperti quinoa, barley, teff, sorgum dan biji bayam dan pati seperti jagung dapat membantu mengeringkan usus yang terlalu basah, satu porsi sehari (tidak lebih!)

Biji-bijian tersebut membantu kebanyakan orang dengan masalah candida.

Untuk makanan dingin, tidak boleh dikonsumsi lebih dari sekali sehari. Oleh karena itu, jangan konsumsi jus atau smoothie dingin pada hari yang sama Anda makan salad sayuran.

Yang paling penting lagi, perhatikan perasaan dan tubuh Anda ketika mengkonsumsi makanan tersebut.

Beberapa orang menderita sakit perut setelah makan jenis sayuran berpati, misalnya, harus menghindari sayuran bertepung seperti jagung, kacang polong, kentang, labu, labu, zucchini dan ubi jalar.

Sebaliknya, mereka harus makan sayuran non-tepung – seperti selada, asparagus, brokoli, kembang kol, mentimun, bayam, jamur, bawang, paprika dan tomat.

Juga, menjaga asupan buah yang manis tetap rendah serta pemanis alami seperti sirup maple atau madu.

3. Tambahkan susu fermentasi, sebaiknya kefir susu kambing, karena makan probiotik yang sehat dapat secara efektif membunuh ckandida dalam sistem pencernaan Anda.

Probiotik seperti kimchi dan sauerkraut adalah tambahan yang baik untuk diet Anda, serta jus cranberry tanpa pemanis, karena menciptakan lingkungan asam yang membuat candida sulit berkembang.

Sayuran yang difermentasi mengandung mikroflora yang membantu melindungi usus. Konsumsi makanan yang difermentasi secara teratur dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh menjadi kurang ramah untuk candida.

Mulailah dengan ½ cangkir per hari sauerkraut, kimchi, atau sayuran fermentasi lainnya sebagai bagian dari rencana makan baru untuk membawa tubuh Anda kembali ke keseimbangan yang sehat.

Diet candida membantu pertumbuhan bakteri baik yang menguntungkan, mengatur nafsu makan, dan mengurangi keinginan Anda untuk makan karbohidrat dan gula olahan.

Perawatan #3: Suplemen, Minyak Atsiri & Minyak Kelapa

Penelitian menunjukkan bahwa C. albicans, strain candida yang menyebabkan pertumbuhan candida sistemik sering resisten terhadap flukonazol dan itrakonazol, obat antijamur yang paling sering diresepkan untuk candida.

1.Minyak kelapa dapat secara efektif melawan candida karena sifat antimikrobanya. Kombinasi asam laurat dan asam kaprilat yang ditemukan dalam minyak kelapa, membunuh candida berbahaya melalui pengonsumsian dan aplikasi topikal.

2. Suplemen milk thistle membantu membersihkan hati Anda dari obat-obatan yang diresepkan (steroid, pil KB, antibiotik, serta yang lainnya), pencemaran lingkungan, logam berat, dan sisa-sisa dari kemoterapi dan radiasi.

Seperti disebutkan di atas, beberapa obat resep dan perawatan kanker dapat menyebabkan pertumbuhan candida berlebih. Milk thistle, bersama dengan diet candida, dapat membantu tubuh Anda pulih dan menciptakan lingkungan di mana candida berhenti berkembang.

3. Vitamin C membantu meningkatkan kelenjar adrenal dan membantu memulihkan sistem kekebalan tubuh Anda. Saya merekomendasikan 1.000 miligram vitamin C 2 atau 3 kali per hari, dengan total 2.000 hingga 3.000 miligram setiap hari.

4. Minyak cengkeh, minyak oregano, dan minyak mur membantu membunuh berbagai parasit dan jamur, termasuk candida, di dalam tubuh. Minyak lavender juga menghambat pertumbuhan candida dan efektif mencegah penyebaran infeksi.

Misalnya, dengan menambahkan beberapa tetes minyak cengkeh atau minyak lavender yang dicampur dengan minyak kelapa selama proses pembersihan candida,

Anda dapat membantu membunuh candida. Karena minyak esensial ini kuat, gunakan secara internal selama 10 hari atau kurang.

Juga, untuk sariawan, gunakan tiga tetes minyak cengkeh dengan satu sendok makan minyak kelapa dan kumur dalam mulut selama 20 menit.

Jangan memberikan minyak cengkeh kepada anak-anak di bawah usia 2 tahun. Jika Anda hamil atau menyusui, tanyakan kepada dokter atau pakar kesehatan alami sebelum menggunakan  minyak cengkeh.

Gejala Healing Krisis Candida Yang Mungkin Akan Anda Alami

Membunuh candida secara cepat dalam tubuh Anda menciptakan reaksi metabolik yang melepaskan lebih dari 70 racun yang berbeda ke dalam tubuh Anda.

Gejala yang menunjukkan pembersihan candida dan diet candida sedang bekerja termasuk:

  • Gangguan fungsi otak
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Pusing
  • Gangguan usus termasuk kembung, gas, sembelit dan mual
  • Berkeringat dan demam
  • Infeksi sinus
  • Kulit berjerawat (tidak terbatas pada wajah)
  • Gejala khas seperti flu

Jika Anda mengalami gejala healing krisis ini, jangan panic. Gejala-gejala ini biasanya akan hilang dalam 7 hingga 10 hari. Candida akan meninggalkan tubuh Anda, dan hanya dalam beberapa minggu, Anda merasakan peningkatan energi dan fokus.

Setelah gejala Anda mereda dan Anda telah menyelesaikan pembersihan dan diet, Anda harus terus makan diet yang tinggi protein dan sayuran berserat tinggi, dan membatasi biji-bijian, buah-buahan, gula dan sayuran tinggi seperti kentang.

Lanjutkan mengonsumsi sayuran yang difermentasi dan kefir untuk membantu tubuh Anda tetap seimbang dan menjaga candida tetap seimbang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.