Benarkah Kopi Bisa Menghilangkan Stress ?

0
130

Kebanyak orang menganggap kafein hanyalah bagian dari kopi yang bisa digunakan untuk membantu membangkitkan semangat. Namun,  Zat nabati ini juga dapat membantu beberapa orang mengatasi efek stress.

Stress adalah gangguan suasana hati yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Gejala stress ditandai dengan masa kesedihan yang ekstrem. Jika Anda pernah mengalami masa stress di masa lalu, masalah ini bisa saja mungkin kembali di masa mendatang.

Stress sering diobati dengan menggunakan kombinasi terapi psikiatrik dan obat-obatan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein mungkin memiliki beberapa manfaat bagi penderita stress.

Dapatkah kafein mengobati stress?

Dalam sebuah analisis pada penelitian observasi tentang hubungan antara kafein dan stress, konsumsi kafein ditemukan mengurangi risiko stress.

Penelitian lain menemukan hubungan antara penurunan stress dan konsumsi kopi, namun hal ini tidak terjadi ketika minuman berkafein lain dikonsumsi.

Temuan ini menunjukkan bahwa ada sesuatu dalam kopi yang mengurangi risiko stress, bukan kafein. Sebuah penelitian selama 10 tahun juga menemukan hubungan antara risiko rendah untuk bunuh diri dan konsumsi kopi berkafein.

Ketika melihat konsumsi kafein pada anak-anak dan remaja, ditemukan peningkatan risiko stress di antara siswa kelas 5 dan 10. Kafein memiliki dampak negatif pada tidur, yang dapat memengaruhi suasana hati seseorang.

Jenis minuman berkafein bersama dengan usia seseorang dan sensitivitas terhadap kafein juga dapat berperan mempengaruhi suasana hati.

Apakah ada efek samping dari penggunaan kafein?

Terlalu banyak konsumsi kafein dapat membuat Anda merasakan hal-hal berikut:

  • Gelisah dan cemas
  • Kesulitan tertidur
  • Dehidrasi
  • Sakit kepala yang menyakitkan
  • Peningkatan denyut jantung

Tergantung pada sensitivitas tubuh Anda terhadap kafein, jika tubh Anda sensitif, gejala yang Anda alami mungkin lebih sulit untuk dikelola.

Jika Anda memutuskan untuk mengurangi kafein, gejala-gejala ini juga dapat muncul saat tubuh Anda mengalami perubahan kebiasaan.

Apa saja gejala stress ?

Jika Anda merasa mengalami stress, buatlah janji untuk bertemu dengan dokter. Mereka dapat membantu Anda menentukan rencana perawatan.

Gejala stress meliputi:

  • Perasaan panik yang menetap/konstan
  • Perasaan sedih yang teratur
  • Merasa seolah-olah Anda gagal
  • Ketidakmampuan untuk fokus dan menindaklanjuti sebuah tindakan
  • Sulit tidur atau untuk tetap tertidur
  • Perasaan putus asa
  • Perubahan mendadak dalam kebiasaan makan yang meliputi penurunan berat badan yang dramatis atau penambahan berat badan berlebihan
  • Kurangnya minat pada hal-hal yang dulu Anda sukai
  • Merasa sangat lelah
  • Sakit dan nyeri yang tidak bisa dijelaskan
  • Memikirkan kematian secara teratur

Salah satu gejala stress paling serius adalah merasa ingin menyakiti diri sendiri atau bunuh diri. Jika Anda memiliki perasaan yang luar biasa ini, segera cari bantuan.

Stress adalah gangguan yang memiliki siklus, yang berarti gejalanya bisa datang dan pergi. Sangat penting untuk mengunjungi dokter sehingga Anda dapat didiagnosis dengan benar dan menerima perawatan yang Anda butuhkan.

Bagaimana Stress Didiagnosis dan Diobati?

Setelah Anda membuat janji bertemu dengan dokter, tuliskan semua perasaan Anda dan situasi pribadi apa pun atau masalah terkait pekerjaan yang Anda yakini dapat membuat Anda merasakan stress atau tertekan.

Dokter akan mendengarkan kekhawatiran Anda dan mungkin memberi Anda pemeriksaan fisik. Mereka juga akan meninjau riwayat keluarga Anda dan membuat diagnosis.

Dokter Anda akan bekerja dengan Anda untuk membuat rencana perawatan untuk segera dimulai. Mungkin juga dokter Anda menyarankan untuk menambahkan dosis kafein secara bertahap ke dalam makanan, bisa dalam bentuk pil, Anda tidak dapat mengandalkan kafein saja untuk membantu mengobati stress Anda.

Dokter mungkin akan meresepkan obat yang akan membantu meningkatkan suasana hati Anda. mengurangi beberapa gejala stress.

Mungkin perlu beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu untuk mulai melihat beberapa perbaikan dalam gejala dan suasana hati Anda.

Bersabar dan terus minum obat sesuai resep. Jika Anda khawatir obat tidak berfungsi, bicarakan dengan dokter Anda. Mereka mungkin perlu menyesuaikan dosis atau mengganti ke obat lain.

Dokter kemungkinan juga akan menyarankan Anda mengunjungi terapis/psikolog. Dokter mungkin juga menyarankan perubahan gaya hidup, seperti berpartisipasi dalam kegiatan yang sebelumnya Anda nikmati.

Program kebugaran/olah raga juga dapat membantu meringankan gejala stress. Hindari alkohol, yang merupakan depresan dan dapat membuat gejala Anda lebih buruk.

Kesimpulan

Kafein dapat membantu meringankan gejala stress, tetapi juga dapat memperburuk gejala stress. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan dampak kafein pada stress dan gangguan perasaan lainnya.

Dengan bantuan dokter, Anda dapat mengelola stress. Meskipun tidak ada obat untuk stress, ada beberapa cara untuk mengelola gejala yang Adan alami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here